Apakah Anda mengalami kesulitan dalam matematika?
Anak Anda barangkali sulit belajar matematika?
Bagaimana cara belajar matematika yang mudah, asyik, dan efektif?

Banyak anak membutuhkan cara belajar matematika yang tepat. Di bagian ini Anda akan mendapatkan rahasia cara belajar yang mudah namun hasilnya bagus sekali.

Pertama, cara belajar matematika adalah unik bagi masing-masing anak. Cara belajar pertama cocok bagi satu anak tapi bisa saja tidak cocok bagi anak yang lain. Maka kita perlu mengenali cara belajar matematika yang paling tepat bagi setiap anak.

Sebagian besar anak sudah muak dengan matematika. Maka cara yang baik untuk belajar matematika adalah dengan memancing memunculkan matematika yang menyenangkan. Paman APiQ telah menyiapkan beragam game matematika yang asyik bagi anak-anak. Bahkan jenis game matematika ini juga ratusan banyaknya.

SUkses Matematika depan

Sebagian yang lain dari anak-anak ingin belajar matematika secara serius. Maka berkembanglah metode belajar matematika Kumon yang cenderung serius bertahap. Sementara itu Paman APiQ juga sudah menyiapkan lembar kerja bertahap sehingga anak-anak dapat belajar matematika secara serius.

Kedua, matematika itu terus bertumbuh. Anak-anak kita terus bertumbuh. Matematika juga bertumbuh. Jika orang tua atau guru mengajarkan matematika yang sudah dipelajari 20 tahun yang lalu apakah itu cocok bagi anak-anak jaman sekarang?

Tentu banyak yang tidak cocok!

Tema matematika dasar barangkali tidak berubah. Tetapi metode cara belajar matematika telah banyak berubah. Paman APiQ termasuk yang menyiapkan banyak metode belajar matematika terbaru dengan memanfaatkan banyak multimedia digital. Bahkan Anda dan anak Anda dapat bergabung dengan kursus online matematika bersama Paman APiQ.

Ketiga, pertanyaan lebih menarik perhatian dari pernyataan. Itu sudah banyak terbukti. Maka menyusun pertanyaan yang tepat menjadi sangat penting untuk belajar matematika. Kali ini Paman APiQ mengajak kita mencoba belajar matematika melalui soal matematika yang menantang. Bersiaplah…!

A. Sebuah bus sekolah menjemput siswa-siswa di 4 halte penjemputan. Jumlah siswa yang naik pada halte kedua adalah setengah dari siswa yang naik dari halte pertama. Siswa yang naik dari halte ketiga adalah setengah dari siswa yang naik dari halte kedua. Demikian seterusnya. Berapa jumlah seluruh siswa yang naik bus setelah 4 halte?

B. Seperti soal A tetapi terdapat 6 halte maka berapa jumlah siswa paling sedikitnya yang naik bus?

C. Seperti soal A tetapi terdapat 6 halte dan bus yang digunakan adalah bus panjang dengan kapasitas maksimal 200 penumpang maka berapa siswa paling banyaknya yang dapat naik bus?

Bagamana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APiQ

Iklan